Prodi Sastra Inggris Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan dan Pengembangan Program Studi

Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar rapat koordinasi pada Rabu (12/8/2026) di Ruang 105 FADIB. Rapat yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.30 WIB tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Ulyati Retno Sari, S.S., M.Hum. dan dihadiri oleh dosen serta tim Program Studi Sastra Inggris.

Rapat diawali dengan pengenalan Dr. Nirwan, M.Hum. sebagai dosen baru di Program Studi Sastra Inggris. Selanjutnya, rapat membahas sejumlah agenda strategis terkait pengembangan program studi dan persiapan perkuliahan, mulai dari penguatan International Undergraduate Program (IUP), bimbingan artikel mahasiswa, evaluasi kurikulum, hingga persiapan persyaratan skripsi.

Salah satu fokus utama rapat adalah penguatan International Undergraduate Program (IUP). Program Studi menekankan pentingnya pengembangan kualitas IUP meskipun jumlah mahasiswa saat ini masih terbatas. Pengembangan program diarahkan pada perluasan kesempatan internasional bagi mahasiswa melalui berbagai kegiatan, seperti student exchange, magang internasional, short course, dan workshop, khususnya dengan mitra di kawasan Asia Tenggara.

Internasionalisasi juga dapat dikembangkan melalui kegiatan akademik di dalam negeri, seperti menghadirkan dosen luar negeri dalam perkuliahan, seminar internasional, call for papers, serta kegiatan akademik lainnya. Keberadaan mahasiswa internasional dari Thailand dan Myanmar turut dinilai mendukung penguatan atmosfer internasional di Program Studi Sastra Inggris. Selain itu, kegiatan student mobility ke Thammasat University, Thailand, yang direncanakan pada September mendatang akan dimanfaatkan sebagai sarana promosi IUP sekaligus penguatan jejaring internasional.

Sejalan dengan penguatan pengelolaan program, Koordinator IUP selanjutnya dialihkan kepada Dr. Nirwan, M.Hum, menggantikan dosen yang bertugas sebelumnya yaitu Anisah Durrotul Fajri, S.S., M.Hum. Selanjutnya, Program Studi juga membuka peluang pengembangan kerja sama lintas program studi, termasuk melalui kegiatan student benchmarking yang memungkinkan mahasiswa dari program studi lain mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Sastra Inggris.

Rapat turut membahas percepatan bimbingan artikel mahasiswa angkatan 2023 sebagai bagian dari persiapan menuju tugas akhir. Program Studi mengupayakan agar mahasiswa telah memiliki judul artikel sebelum memasuki semester 5. Bimbingan artikel akan dilaksanakan pada awal semester 5 dengan dosen pembimbing yang ditentukan oleh Program Studi. Selain itu, diperlukan wadah atau pelatihan untuk mendukung kemampuan mahasiswa dalam penulisan artikel. Mahasiswa yang telah memiliki dosen pembimbing tetap dan ingin berkonsultasi dengan dosen lain juga perlu terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan dosen pembimbing yang bersangkutan.

Dalam bidang akademik, Program Studi melakukan evaluasi terhadap penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) 2024, termasuk perubahan bobot SKS dan beberapa mata kuliah yang berubah dari pilihan menjadi wajib. Pelaksanaan semester pendek juga menjadi perhatian, khususnya terkait kriteria mata kuliah yang dapat diambil kembali, beban studi mahasiswa, serta perlunya kebijakan yang jelas dan konsisten.

Persiapan skripsi menjadi pembahasan penting berikutnya. Program Studi mengusulkan Academic Writing dan Metodologi Penelitian sebagai mata kuliah prasyarat skripsi. Usulan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan PTIPD dan fakultas, termasuk pengajuan surat resmi terkait penetapan mata kuliah prasyarat tersebut. Pembahasan mengenai persyaratan skripsi di tingkat Program Studi juga akan dilanjutkan dalam rapat khusus, termasuk mengenai penggunaan istilah Research Question dan kemungkinan penggunaan istilah Problem Statement dalam penulisan skripsi.

Dalam persiapan perkuliahan, distribusi mata kuliah akan diprioritaskan kepada dosen internal Program Studi dengan mempertimbangkan jabatan akademik dan beban mengajar. Program Studi juga mengupayakan penjadwalan mata kuliah berbobot 3 SKS pada pagi atau siang hari apabila memungkinkan. Selain itu, seluruh dosen dan tim Program Studi diharapkan menjaga komitmen kehadiran dalam rapat dan kegiatan yang telah dijadwalkan sebagai bagian dari proses koordinasi bersama.

Melalui rapat koordinasi ini, Program Studi Sastra Inggris berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai agenda strategis, khususnya penguatan IUP dan internasionalisasi, peningkatan kesiapan akademik mahasiswa, evaluasi kurikulum, serta penyempurnaan persyaratan skripsi. Rapat lanjutan mengenai persyaratan skripsi dijadwalkan pada Selasa pukul 13.00 WIB. (SNJ)