Teater Pandora UIN Sunan Kalijaga Tayangkan Film di Taman Budaya Yogyakarta, GKR Hemas Hadir dan Beri Semangat

Teater Pandora yang merupakan acara unggulan mahasiswa Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga kembali menggelar pertunjukan seni berupa penayangan dua film adaptasi. Cerita dari film yang ditayangkan merupakan project based learning pada Dramatic Performance, Prodi Sastra Inggris, UIN Sunan Kalijaga yang di bimbing oleh dosen Dr. Danial Hidayatullah. Film pertama yang berjudul “Chandramawa”, adaptasi naskah “The Crucible” karya Arthur Miller sendiri telah tayang pada tanggal 22 September 2022 lalu. Film kedua berjudul “Mbok Wantun dan Anak-Anaknya” yang merupakan adaptasi dari novel “Mother Courage and Her Children” karya Bertolt Brecth tayang pada Jumat, 30 September 2022 di Taman Budaya Yogyakarta lalu.
Film “Mbok Wantun dan Anak-Anaknya” sendiri merupakan tema yang diangkat oleh Teater Pandora untuk mengingat kembali bagaimana lika-liku kehidupan pedagang keliling di zaman penjajahan Hindia Belanda berlangsung. Film ini menceritakan keluarga pedagang yang berharap keuntungan dari kesengsaraan, mereka adalah Mbok Wantun dan Anak-anaknya. Mbok Wantun yang cerdik serta licik beserta Edi, Susi, dan Tini sebagai anak angkat sekaligus pelayan sejatinya, melalui segala peristiwa menggunakan gerobak kepemilikan ibu angkatnya itu. Namun, Edi, Susi, dan Tini seiring berjalannya waktu secara satu per satu tewas. Film ini menjelaskan bagaimana arti kematian anak-anak Mbok Wantun bagi dirinya.
Penayangan film “Mbok Wantun dan Anak-Anaknya” sukses dihadiri oleh ratusan penonton. Salah satu tamu undangan terhormat yaitu Gusti Kanjeng Ratu Hemas juga turut hadir dalam penayangan ini dan memberi semangat yang luar biasa. Beliau memberi sambutan saat pembukaan acara dengan apresiasi yang bangga pada seluruh pihak Teater Pandora serta serta memberi tantangan project based learning adaptasi kajian sastra Jawa dari Kraton ke sastra Inggris di masa depan. Sambutan lain disampaikan oleh Dr. Muhammad Wildan, M.A. selaku Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, dan dilanjutkan oleh Ulyati Retno Sari selaku Ketua Prodi Sastra Inggris, UIN Sunan Kalijaga. Ulyati memberikan selamat kepada mahasiswa Sastra Inggris atas capaian yang luar biasa terhadap seluruh proses yang dihadapi mahasiswa selama proses pembuatan film. Selain untuk umum, acara ini juga dihadiri oleh dosen-dosen Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga, dan juga dosen-dosen FIB UGM, perwakilan IMAJI UGM, UNY, STBA LIA, UTY, UPN, USD, dan beberapa perwakilan dari alumni Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga.
Acara penayangan film berlangsung kurang lebih selama 1,5 jam dan diakhiri dengan sesi foto bersama Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto dan penyerahan Cinderamata oleh Teater Pandora kepada Ketua Prodi Sastra Inggris, UIN Sunan Kalijaga. (URS)