Menuju Pentas di Bulan Agustus: Mahasiswa Sastra Inggris Matangkan Persiapan Teater Pandora 2026
Persiapan pementasan Teater Pandora Agustus 2026.
Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2024 yang saat ini menempuh semester 4 tengah mempersiapkan pementasan teater bertema Mimpi, Mati, dan Tirani. Pertunjukan yang merupakan bagian dari program tahunan Teater Pandora ini mengadaptasi novel alegoris terkenal berjudul Animal Farm karya George Orwell dan dijadwalkan akan dipentaskan pada Agustus 2026. Menjelang pementasan, para aktor dan kru produksi terus mematangkan berbagai persiapan teknis maupun nonteknis.
Fokus utama persiapan saat ini tertuju pada intensitas latihan para aktor. Proses latihan seni peran ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu dan Jumat yang bertempat di Gelanggang Teater ESKA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Di bawah arahan tim sutradara, para aktor terus digembleng untuk mendalami karakter masing-masing, mematangkan artikulasi vokal, serta menyempurnakan blocking panggung agar penampilan pada hari H dapat berjalan dengan mulus.
Selain aspek keaktoran, manajemen finansial menjadi pilar penting lainnya yang digarap serius oleh panitia. Guna memenuhi kebutuhan anggaran pementasan, mahasiswa mengandalkan kombinasi sumber pendanaan yang terbagi menjadi lima jalur utama, yaitu penarikan uang kas internal, penggalangan dana mandiri (fundraising atau danusan), pengajuan proposal sponsorship, pembelian unofficial kaus pandora oleh para member serta dukungan dana dari pihak fakultas.
Untuk kegiatan fundraising sendiri, Ketua Divisi Fundraising membaginya ke dalam delapan kelompok kerja, di mana setiap kelompok memiliki kebebasan untuk menyusun strategi dan ide jualan yang kreatif. Ketua Divisi Fundraising, Yusfa Miftahul Jannah, menyatakan bahwa minggu ini, seluruh kelompok kerja tersebut sudah berhasil menyelesaikan tanggung jawab mereka dengan baik. "Seluruh kelompok fundraising dilaporkan sudah berhasil mencapai target finansial yang telah ditentukan," ujarnya.
Memasuki fase persiapan pertengahan di bulan Juni, fokus kerja tim produksi dan tim sutradara mulai bergeser ke arah pematangan lokasi acara. Teater Pandora dipastikan akan mengambil tempat di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Tim produksi bersama dengan tim sutradara dikabarkan akan segera melakukan peninjauan lokasi secara langsung untuk mengukur tata panggung, mempelajari akustik ruangan, serta merancang skema pencahayaan (lighting) dan keluar-masuknya pemain.
Pergerakan signifikan juga mulai terlihat di ranah divisi-divisi pendukung, salah satunya adalah Divisi Wardrobe (Tata Busana). Anggota Divisi Wardrobe saat ini tengah disibukkan dengan proses pemilihan dan pencarian kostum yang paling sesuai dengan latar belakang cerita teater. Selain itu, guna menyiasati kebutuhan logistik pakaian, divisi ini juga merencanakan untuk membuka program donasi pakaian layak pakai dari pihak luar. Langkah paralel ini juga diikuti oleh divisi pendukung lainnya, seperti Divisi Properti dan Setting, Divisi Lighting, Divisi Music, Divisi Make-up, serta Divisi Media yang sudah mulai mencicil konsep kerja mereka.
Demas, selaku Pimpinan Produksi Teater Pandora menyampaikan bahwa koordinasi antar divisi sejauh ini berjalan sesuai dengan garis waktu (timeline) yang telah direncanakan oleh panitia. "Tantangan utama dalam proyek angkatan seperti ini adalah menyatukan fokus banyak orang di tengah kesibukan masing-masing. Namun, melihat progres fundraising yang sudah mencapai target dan latihan aktor yang semakin intens, kami optimistis pementasan Agustus nanti bisa berjalan dengan baik," ujar Demas saat ditanyai perihal progres persiapan Teater Pandora. (SUF/SNJ/NNS/DNI)